Wakaf Quran
News Update :

Entri Populer

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Italia Kalah Dari Spanyol Lewat Adu Pinalti

Jumat, Juni 28, 2013

Fortaleza - Christian Maggio tak bisa menutupi kekecewaannya setelah Italia dikalahkan Spanyol di semifinal Piala Konfederasi 2013. Maggio menyebut takdir lagi-lagi tak memihak Gli Azzurri.

Bertanding di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (28/6/2013) dinihari WIB, Italia kalah 6-7 lewat drama adu penalti setelah tak ada gol tercipta selama 120 menit permainan. Leonardo Bonucci menjadi satu-satunya algojo Italia yang gagal.

Tim asuhan Prandelli sebenarnya tak tampil buruk pada pertandingan ini. Mereka mampu mengimbangi tiki-taka Spanyol dengan kecepatan serangan balik dan umpan-umpan efektif.

"Ini berakhir buruk dan mengecewakan, karena kami menampilkan performa hebat melawan juara dunia dan Eropa. Untuk beberapa saat dalam pertandingan ini kami superior," ujar Maggio di Football Italia.

"Spanyol tetaplah Spanyol, tapi kami punya determinasi ekstra untuk 120 menit. Seperti biasa, kami punya masalah dalam adu penalti, tapi kami berada di jalur yang tepat," sambungnya.

Setelah dipastikan gagal lolos ke final, Italia akan menghadapi Uruguay di perebutan tempat ketiga, Minggu (30/6/2013) malam.

"Takdir tidak memihak kami lagi. Sekarang kami akan bertanding untuk memperebutkan tempat ketiga dengan kepala tetap tegak, seraya berharap di kesempatan berikutnya akan mendapatkan hasil lebih baik," tutur Maggio.

Kalahkan Italia Lewat Adu Penalti, Spanyol ke Final

Kalahkan Italia Lewat Adu Penalti, Spanyol ke Final

Fortaleza - Spanyol akhirnya memenangi partai semifinal kontra Italia melalui adu penalti setelah bermain imbang 0-0 sampai babak perpanjangan waktu. Di babak final, Spanyol akan berhadapan dengan Brasil.

Bertanding di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (28/6/2013), Jesus Navas memastikan kemenangan La Furia Roja 7-6 di babak tos-tosan setelah tembakan bek Gli Azzurri Leonardo Bonucci melenceng.

Pertandingan itu sendiri berjalan seru dan menegangkan. Spanyol dan Italia saling jual beli serangan namun hingga waktu 120 menit tidak mampu menciptakan gol.

Laga final antara Brasil kontra Spanyol akan digelar di Estadio do Maracana pada Minggu (30/6) mendatang. Sementara Italia akan menghadapi Uruguay dalam perebutan tempat ketiga di hari yang sama.

Jalannya Pertandingan

Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Ancaman pertama lahir dari kaki Pedro Rodriguez di menit kedua lewat tendangan mendatar dari lur kotak penalti melebar tipis dari gawang Italia.

Serangan balik cepat Italia. Memperoleh bola di dalam kotak penalti, eksekusi Emanuele Giaccherini masih jauh dari memuaskan.

Tekanan Italia lagi di menit kedelapan. Tendangan penjuru Andrea Pirlo tiba di kotak, disambut oleh sundulan Christian Maggio. Bola melambung tipis di atas mistar gawang Iker Casillas.

Lagi-lagi serangan balik berbahaya dari Italia. Akselerasi Antonio Candreva diakhiri dengan umpan silang mendatar, diteruskan Alberto Gilardino namun sepakannya masih melebar.

Christian Maggio! Sundulannya hasil umpan matang Daniele de Rossi memaksa Casillas melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-17.

Italia terus menciptakan peluang. Diving header De Rossi dan tandukan Claudio Marchisio masih melenceng.

Italia mendapatkan sebuah peluang emas di menit ke-36. Bola umpan Giaccherini diterima oleh Maggio yang berada dalam posisi bebas. Sayang sekali, sundulannya terhalang Casillas.

Torres! Serangan balik Spanyol juga menciptakan peluang emas. Mendapat bola dari Xavi, Torres dengan sekali kontrol mengakhiri dengan sepakan kaki kiri ke tiang jauh. Masih melebar.

Peluang lagi didapatkan Spanyol menjelang turun minum. Andres Iniesta mengirim umpan ke kotak penalti, Xavi yang ada di depan gawang tidak mampu menjangkaunya.

Jesus Navas, yang menggantikan David Silva langsung menebar ancaman. Menerima operan Torres, Navas dari sudut sempit melepaskan tendangan tapi bisa diselamatkan Gianluigi Buffon.

Di menit ke-64, giliran Iniesta membuat peluang. Tembakan gelandang Barcelona itu masih jauh dari sasaran.

Enam menit kemudian, operan Jordi Alba di sisi kiri diterima oleh Pedro. Akan tetapi, eksekusi akhirnya masih gagal.

Pique! Lima menit sebelum waktu normal laga berakhir, Pique melewatkan peluang mencetak gol karena tendangannya dari tengan kotak melambung tinggi.

Ramos gagal menyundul bola tendangan bebas Xavi di detik-detik terakhir. Sampai 2x45 menit skor masih 0-0 dan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Giaccherini! Tembakannya membentur tiang gawang Spanyol setelah meneruskan bola rebound.

Spanyol merespons lewat sundulan Pique namun De Rossi dengan sigap menyapu bola di depan gawang. Peluang lain datang dari Alba yang menyambut umpan lambung Iniesta.

Tendangan bebas dari posisi berbahaya diberikan kepada Spanyol setelah wasit menganggap ada pelanggaran terhadap Iniesta. Eksekusi Xavi masih melambung di atas gawang Buffon.

Xavi! Tendangannya dari luar kotak ditepis Buffon sebelum membentur tiang, bola diterima Martinez untuk dioperkan kepada Mata yang ada di depan gawang tapi gagal dijangkau.

Tidak ada gol yang tercipta sampai babak tambahan waktu. Pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Di adu tos-tosan, lima penendang masing-masing tim sukses melakukan tugasnya. Penendang keenam Italia Leonardo Bonucci gagal dan Navas yang tampil sebagai penendang terakhir Spanyol sukses melakukan tugasnya untuk memastikan lolos ke final.


Susunan Pemain
SPANYOL: Casillas, Arbeloa, Pique, Ramos, Alba, Xavi, Busquets, Iniesta, Pedro (Mata 80) Torres (Martinez 93), Silva (Navas 53)

ITALIA: Buffon, Maggio, Barzagli, Bonucci, Chiellini, Giaccherini, Marchisio (Aquilani 80), Pirlo, De Rossi, Candreva, Gilardino (Giovinco 91)

Sumber : detik.com

Tundukkan Uruguay, Brasil ke Final

Kamis, Juni 27, 2013

Tundukkan Uruguay, Brasil ke Final

Belo Horizonte - Brasil meraih kemenangan pada pertandingan semifinal Piala Konfederasi 2013 kontra Uruguay. Kemenangan dengan skor 2-1 itu mengantarkan A Selecao ke partai puncak.

Bermain di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Kamis (27/6/2013) dinihari WIB, Brasil unggul 1-0 hingga jeda. Gol mereka tercipta atas nama Fred.

Uruguay mampu menyamakan kedudukan di awal babak kedua. Tembakan Edinson Cavani membuat puluhan ribu suporter tuan rumah terdiam.

Gol penentu kemenangan Brasil baru tercipta di menit-menit akhir babak kedua. Paulinho jadi pahlawan tim Samba lewat gol yang diciptakannya.

Dengan kemenangan ini, Brasil berhak tampil di babak final yang akan dihelat di Stadion Maracana, Minggu (30/6/2013) mendatang. Lawan mereka adalah Spanyol atau Italia.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan memasuki menit ke-13 ketika Uruguay dihadiahi penalti oleh wasit. Penalti ini disebabkan oleh pelanggaran David Luiz terhadap Diego Lugano.

Sial buat Uruguay, tendangan 12 pas yang dieksekusi oleh Diego Forlan tak berbuah gol. Tendangan Forlan ke arah kanan bisa ditepis dengan baik oleh Julio Cesar.

Hulk nyaris membawa Brasil memimpin pada menit ke-27. Dia bermain umpan satu-dua dengan Neymar sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Tapi, tembakannya malah tak mengarah ke gawang.

Percobaan yang dilakukan Forlan tiga menit kemudian juga tak menghasilkan gol untuk Uruguay. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih melayang di atas mistar.

Brasil mendapatkan kesempatan pada menit ke-37 lewat Fred. Tapi, sontekan Fred memanfaatkan umpan silang Marcelo masih melambung.

Berselang empat menit, Fred benar-benar mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari pergerakan Neymar di kotak penalti Uruguay, Fred memanfaatkan bola liar dan menyodoknya ke dalam gawang.

Uruguay hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke-43. Namun, sontekan Luis Suarez masih melebar. Hingga turun minum, Brasil masih memimpin 1-0.

Tiga menit setelah babak kedua dimulai, Uruguay berhasil menyamakan skor. Cavani memotong umpan Thiago Silva kepada Marcelo di kotak penalti Brasil dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak bisa dijangkau Cesar.

Memasuki menit ke-58, Hulk menjajal ketangguhan kiper Fernando Muslera lewat tendangan bebas yang dilepaskannya. Bola mengarah ke gawang, tapi Muslera bisa mementahkannya.

Kombinasi Bernard, Oscar, dan Neymar hampir saja menghasilkan gol untuk Brasil pada menit ke-69. Tapi, tembakan yang dilepaskan nama terakhir mengarah tepat ke pelukan Muslera.

Muslera juga bisa menggagalkan peluang Brasil pada menit ke-72. Dia menangkap dengan baik bola tendangan Luiz Gustavo.

Brasil baru bisa memastikan kemenangan mereka empat menit sebelum waktu normal habis. Paulinho menyambut tendangan sudut Neymar dengan sundulan yang tak mampu diantisipasi oleh Muslera.

Susunan Pemain
Brasil: Julio Cesar, Dani Alves, Marcelo, David Luiz, Thiago Silva, Luiz Gustavo, Oscar (Hernanes 73'), Paulinho, Neymar (Dante 90+2'), Fred, Hulk (Bernard 64')

Uruguay: Muslera, Lugano, Godin, Rodriguez, M. Pereira, Arevalo, Gonzalez (Gargano 83'), Caceres, Forlan, Cavani, Suarez

Buffon: Tujuan Kami Menang, bukan Balas Dendam

Buffon: Tujuan Kami Menang, bukan Balas Dendam

Fortaleza - Kapten Italia, Gianluigi Buffon, menegaskan bahwa target timnya adalah meraih kemenangan melawan Spanyol. Tapi, senada dengan sang pelatih, ia tak mau laga ini dianggap sebagai ajang balas dendam.

Italia akan menghadapi Spanyol di semifinal Piala Konfederasi, Jumat (28/6/2013) dinihari nanti. Kalah telak 4-0 di laga terakhir di final Piala Eropa 2012, banyak pihak menilai pertandingan ini menjadi saat tepat bagi Gli Azzuri untuk membalas.

"Saya tidak punya kebencian terhadap Spanyol. Jadi belas dendam bukanlah tujuan kami," kata Buffon dikutip Reuters.

"Ketika kita bermain melawan sebuah tim hebat, kadang-kadang itu menjadi sebuah kehormatan bagi kita untuk melihat mereka bermain dan menang, selama bukan kita yang berada di pihak yang kalah.

"Kami ingin menjaga pertandingan agar berjalan seseimbang mungkin, yang mana itu menandakan kami telah berkembang sejak tahun lalu," tambahnya.

Pemain 35 tahun ini tampil kurang apik di partai terakhir melawan Brasil, ketika mereka kalah 4-2. Penampilannya saat itu memunculkan wacana bagi Italia untuk tak lagi menggunakan jasanya dan memberikan kesempatan kepada yang lebih muda.

"Saya pikir kita tidak perlu membesar-besarkan hal ini. Kita semua cukup dewasa untuk tahu bahwa selalu ada pertandingan lainnya."

"Tapi ada beberapa kiper muda hebat di Italia dan saya yakin mereka semua akan mendapatkan sebuah kesempatan untuk menuliskan nama mereka di sejarah Italia dan internasional suatu hari," tambah kiper Juventus ini.

Sumber : detik.com

Spanyol Siapkan Strategi Lawan Fleksibilitas Italia

Spanyol Siapkan Strategi Lawan Fleksibilitas Italia

Fortaleza - Gelandang tim nasional Spanyol, Sergio Busquets, mengatakan bahwa fleksibiltas para pemain Italia akan menjadi tantangan terbesar di laga semifinal nanti. Ia juga menyanjung peran Andrea Pirlo.

Spanyol akan berhadapan dengan Italia di semifinal Piala Konfederasi di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (28/6/2013) dinihari nanti. Pemenang laga ini akan berhadapan dengan Brasil yang telah memastikan diri ke final setelah mengalahkan Uruguay dengan skor 2-1.

Spanyol lebih diunggulkan di laga ini mengingat di pertemuan terakhir berhasil mencukur Gli Azzuri dengan skor 4-0 di final Piala Eropa 2012, dan mereka juga tak terkalahkan dalam 25 pertandingan. Namun demikian, Spanyol tetap mewaspadai misi balas dendam yang dibawa tim asuhan Cesare Prandelli.

"Italia punya banyak pemain fleksibel yang bisa menyesuaikan diri ke beberapa sistem permainan berbeda di dalam satu pertandingan," kata Busquets dalam konferensi pers seperti dikutip Football Italia.

"Kami tahu ini dan sedang bekerja dengan konstan untuk mencari tahu apa yang perlu kami lakukan menghadapinya. Kami berharap bisa melakukan yang terbaik untuk beradaptasi dengan sistem ini."

Busquets juga menyebutkan bahwa Pirlo tetap akan menjadi sosok pilar dalam permainan Italia malam nanti. Ia pun tak sabar menantikan duel melawannya.

"Pirlo adalah seorang pemain hebat, tapi tentu saja kita sudah tahun lama soal ini. Semua pergerakan Italia berawal dari Pirlo, karena serangan mereka berdasarkan padanya dan dia juga amat bagus dalam tendangan bebas. Kualitasnya sungguh luar biasa dan kami menikmati pertandingan melawannya," katanya.

Sementara itu, pemain 24 tahun tersebut enggan menerima anggapan bahwa Spanyol adalah favorit. Menurutnya segala sesuatu sangat bisa terjadi di tahap ini.

"Di tahap kompetisi sekarang ini tidak ada yang favorit, karena setiap insiden bisa membawa Anda ke final atau pulang ke rumah," ujar gelandang Barcelona ini.

Sumber : Detik.com

La Furia Roja 'Rasa' Barcelona

Senin, Juni 24, 2013

La Furia Roja 'Rasa' Barcelona

Rio de Janeiro - Dalam laga melawan Nigeria di Piala Konfederasi, Senin (24/6/2013) dinihari WIB, starting XI Spanyol didominasi oleh pemain-pemain Barcelona. Maka, jadilah La Furia Roja 'rasa' Barcelona.

Kesebelas pemain Spanyol yang turun sebagai starter dalam laga tersebut adalah Victor Valdes, Gerard Pique, Sergio Ramos, Alvaro Arbeloa, Jordi Alba, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Cesc Fabregas, Pedro Rodriguez, dan Roberto Soldado.

Hanya Ramos, Arbeloa, dan Soldado yang tidak berasal dari Barca. Dalam catatan yang dilansir oleh Marca, ini adalah pertama kalinya sejak 1959, starting XI Spanyol diisi oleh delapan pemain Barca.

Ketika itu, pada 14 Oktober 1959, Spanyol menang 3-0 atas Polandia. Para pemain Barca yang bermain dalam laga itu adalah Ramallets, Olivella, Gracia, Segarra, Gensana, Tejada, Kubala, dan Luis Suarez. Sementara tiga pemain lainnya adalah Di Stefano, Gento, dan Garay.

Pemain-pemain non-kiper yang diturunkan ketika menghadapi Nigeria sesungguhnya sama dengan yang diturunkan ketika melawan Uruguay. Tambahannya hanya pada kiper Victor Valdes.

Di antara kedelapan pemain Barca yang jadi starter di laga melawan Nigeria itu, hanya Fabregas dan Pedro yang tidak bermain 90 menit. Fabregas digantikan oleh David Silva. Sedangkan Pedro digantikan oleh rekan setimnya yang lain, David Villa.

Spanyol sendiri menang 3-0 pada pertandingan itu. Alba mencetak dua gol dan ditahbiskan sebagai man of the match. Sementara satu gol lainnya disumbang oleh Fernando Torres, yang masuk di menit ke-60 menggantikan Soldado.

Sumber : Detik.com

Hajar Nigeria, Spanyol Tantang Italia di Semifinal

Hajar Nigeria, Spanyol Tantang Italia di Semifinal

Spanyol memastikan diri menjadi juara Grup B setelah menumbangkan perlawanan Nigeria 3-0 pada partai pamungkas Grup B Piala Konfederasi 2013.

Bek kiri Barcelona Jordi Alba jadi pahlawan pada pertandingan itu dengan dua golnya yang dicetak masing-masing di menit ke-3 dan menit ke-88. Bomber Chelsea Fernando Torres mencetak gol lainnya pada menit ke-62.

Dengan posisi klasemen akhir Grup B, Spanyol akan menantang Italia yang menjadi runner-up Grup A di partai semifinal nanti. Itu akan menjadi partai ulangan final Euro 2012 dimana saat itu Spanyol menang 4-0.

Sementara itu Nigeria harus tersingkir di Piala Konfederasi kali ini karena di saat yang bersamaan Uruguay membantai Tahiti 8-0 dan memastikan diri finis di urutan kedua Grup B sekaligus menemani Spanyol ke semifinal.

Nigeria 0 Spanyol 3
Pencetak gol : Jordi Alba 3, 87, Fernando Torres 62
Setengah main : 1-0; Penonton : 51. 263

Susunan Pemain

Nigeria: 1-Vincent Enyeama; 2-Godfrey Oboabona, 5-Efe
Ambrose, 22-Kenneth Omeruo (6-Azubuike Egwuekwe 12), 3-Uwa
Echiejile; 13-Fegor Ogude, 10-John Obi Mikel, 19-Sunday Mba
(4-John Ogu 63); 7-Ahmed Musa, 9-Joseph Akpala (11-Gambo
Muhammad 72), 8-Brown Ideye

Spanyol: 12-Victor Vales; 17-Alvaro Arbeloa, 15-Sergio Ramos,
3-Gerard Pique, 18-Jordi Alba; 6-Andres Iniesta, 8-Xavi,
16-Sergio Busquets, 10-Cesc Fabregas (21-David Silva 54);
11-Pedro (7-David Villa 75), 14-Roberto Saldado (9-Fernando
Torres 59)

Wasit: Joel Aguilar (El Salvador).

Cukur Tahiti 8-0, Uruguay ke Semifinal

Cukur Tahiti 8-0, Uruguay ke Semifinal

Uruguay memastikan langkahnya ke semifinal Piala Konfederasi 2013 setelah Senin (24/6) dini hari WIB, menumbangkan Tahiti dengan skor telak 8-0.

Kemenangan tersebut membuat Uruguay menyalip Nigeria, yang di saat bersamaan ditekuk Spanyol 0-3, dengan nilai 6 dari tiga pertandingan. Di semi-final nanti La Celeste akan menghadapi tim tuan rumah sekaligus juara grup A, Brasil.

Striker Palermo Abel Hernandez menjadi bintang kemenangan pada laga tersebut setelah mencetak empat gol. Adapun gol-gol lainnya dicetak Luis Suarez (dua gol), Diego Perez, dan Nicolas Lodeiro.

Sementara itu Tahiti dipastikan menjadi tim terburuk sepanjang penyelenggaran Piala Konfederasi 2013. Dari tiga pertandingan, wakil Oseania itu kebobolan 24 gol dan hanya memasukkan satu gol saja.

Uruguay 8 Tahiti 0
Di Arena Pernambuco, Recife

Pencetak gol
Uruguay : Abel Hernandez 2, 24, 45, 67pen, Diego Perez 27,
Nicolas Lodeiro 61, Luis Suarez 82, 90
Gagal penalti: Andre Scotti 50
Kartu merah: Andres Scotti (Uruguay) 51, Teheivarii Ludivon
(Tahiti) 59
Setengah main: 4-0

Susunan Pemain

Tahiti: 22-Gilbert Meriel, 19-Vincent Simon, 17-Jonathan
Tehau, 10-Nicolas Vallar, 16-Ricky Aitamai (12-Edson Lemaire
53), 3-Marama Vahirua, 4-Teheivarii Ludivion, 6-Henri Caroine,
13-Steevy Chong Hue, 21-Samuel Hnanyine (18-Yohann Tinhoni 88),
15-Lorenzo Tehau (11-Stanley Atani 72)

Uruguay: 23-Martin Silva, 4-Sebastian Coates, 13-Matias
Aguirregaray, 19-Andres Scotti, 5-Walter Gargano, 15-Diego
Perez, 6-Alvaro Pereira, 8-Sebastian Eguren, 14-Nicolas Lodeiro,
18-Gaston Ramirez (9-Luis Suarez 69), 11-Abel Hernandez

Wasit: Pedro Proenca (Portugal)

FIFA Tak akan Batalkan Piala Konfederasi

Sabtu, Juni 22, 2013

FIFA Tak akan Batalkan Piala Konfederasi  

FIFA tidak berencana membatalkan pesta Piala Konfederasi di Brazil meskipun protes anti-pemerintah menyebar di seluruh pelosok negara itu, ujar badan pengatur sepak bola dunia seperti dilansir situs voa.

Sekitar sejuta demonstran turun ke jalan di lebih dari 80 kota Kamis malam dalam unjuk kemarahan terbesar terhadap pemerintah karena tuduhan korupsi, harga barang-barang kebutuhan yang tinggi dan kurangnya investasi dalam layanan publik.

Sebagian pengunjuk rasa mengecam pemerintah yang dituduh menghabiskan miliaran dolar dana publik untuk membangun stadion menjelang Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016 di Rio.

Pemerintah memproyeksikan 13,3 miliar dolar akan dihabiskan untuk membangun stadion, renovasi bandara dan proyek-proyek lain untuk Piala Dunia. Sekitar 3,5 miliar dolar dari dana itu dianggarkan untuk tempat-tempat pertandingan. Presiden FIFA Sepp Blatter mendesak para demonstran agar tidak menggunakan “sepak bola untuk membuat tuntutan mereka didengar oleh pemerintah.”

Italia dan Brasil lolos ke semifinal Piala Konfederasi

Jumat, Juni 21, 2013

Italia berhasil lolos dari lubang jarum setelah berhasil mengalahkan Jepang 4-3 di ajang Piala Konfederasi di Brasil.

The Azzuri sebelumnya tertinggal 0-2 terlebih dahulu dari Jepang saat Keisuke Honda berhasil mengeksekusi penalti dan sepakan pemain Manchester United Shinji Kagawa berhasil merobek gawang Buffon.
Berita terkait

Tetapi Italia langsung merespon dengan bermain lebih menyerang dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 melalui gol sundulan Daniele De Rossi, satu gol bunuh diri Atsuto Uchida dan tendangan penalti si bengal Mario Balotelli.

Pertandingan kembali seru saat Jepang berhasil menyamakan kedudukan kembali melalui sundulan Shinji Okazaki, sebelum akhirnya Sebastian Giovinco membuyarkan impian tim Samurai.

Kemenangan ini membuat Italia bersama Brasil dipastikan lolos ke babak semifinal, tapi kedua tim ini masih harus bertemu untuk menentukan siapa yang menjadi pemuncak Grup A.

Neymar lagi

Neymar kembali cetak gol untuk Brasil saat jumpa Meksiko.

Sebelumnya Brasil terlebih dulu mengamankan posisi di semifinal Piala Konfederasi setelah menang atas Meksiko 2-0 di Estadio Castelao di Fortaleza.

Meski tidak menyajikan penampilan dominan seperti yang diharapkan sebelumnya, Brasil berhasil mengakhiri kutukan dari Meksiko dengan memenangkan pertandingan dalam sembilan tahun terakhir atas seterunya sesama negara Amerika Latin tersebut.

Bagi pelatih Luiz Felipe Scolari ini merupakan kemenangan tiga kali beruntun melanjutkan tren positif tim besutannya. Sebelumnya Scolari juga yakin Klik Brasil akan kembali hebat.

Adalah Neymar yang kembali menjadi bintang pertandingan malam tadi, pemain yang baru Klik bergabung dengan Barcelona ini mencetak gol keduanya di turnamen ini saat pertandingan baru berjalan sembilan menit.

Sementara gol kedua Brasil dicetak Jo pada menit akhir pertandingan.