Wakaf Quran
News Update :

FPKS Prihatin Munculnya Kubu-kubuan di Pemkot

Selasa, Desember 15, 2009

Surabaya - Pemilihan Walikota Surabaya baru akan berlangsung tahun 2010 mendatang. Meski tahapan belum dimulai namun 'genderang perang' masing bakal calon sudah tampak. Persaingan antara bakal calon ini membawa keprihatinan tersendiri bagi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) di DPRD Surabaya.

FPKS juga prihatin dengan adanya sinyalemen terbelahnya aparatur pemerintah kota dalam dukung mendukung kandidat. Wakil Ketua Komisi A, Alfan Khusaeri dari PKS menyayangkan terjadinya kubu-kubuan di kalangan pemkot.

"Kalau bisa itu tidak terjadi, hentikan blok-blokan atau dukung calon ini calon itu. Sebaiknya netral saja," tuturnya dalam rilis yang dikirim ke detiksurabaya.com, Selasa (15/12/2009).

Dia juga menyesalkan dukung-mendukung kandidat oleh PNS karena bisa menyebabkan jalannya tugas pemerintahan terganggu. "Apalagi kalau menyangkut pelayanan masyarakat jadi terbengkalai gara-gara kubu-kubuan. Yang dirugikan rakyat juga," ungkap Alfan yang juga Sekretaris Fraksi PKS itu.

Kalaupun itu sudah terjadi kata dia mestinya PNS yang mau mencalonkan atau berada di tim sukses kandidat tertentu harus terang-terangan dan berjiwa besar untuk mundur.

"Mestinya jantan saja, kalau mau mencalonkan diri atau ikut tim sukses bahkan kampanye. Harus mundur dari PNS, jangan malu-malu," ungkapnya.

Tak hanya kubu-kubuan yang disorot FPKS, pihaknya juga menyayangkan program dan kegiatan pemerintah kota dijadikan kampanye terselubung. Ini menurutnya perlu diwaspadai. Alfan meminta agar institusi pemerintah baik dinas ataupun kecamatan tidak boleh digunakan untuk kampanye terselubung kandidat.

"Kalau ada indikasi penyelewengan, mestinya inspektorat harus tegas dalam sanksi akan hal itu," tandasnya yang mengaku siap menampung pengaduan dari masyarakat jika ada kegiatan atau program pemerintah kota yang digunakan untuk kampanye cawali atau cawawali.(wln/wln)

Sumber : Detik Surabaya
Share this Article on :

0 comments: